Jakarta, 4 Februari 2026 — Yayasan Kanker Indonesia (YKI) memperingati World Cancer Day 2026 melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Cancer Awareness Through Art Exhibition 2026”, yang diselenggarakan pada 4–8 Februari 2026 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, dengan dukungan MSD Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi, empati, dan ekspresi kreatif yang menempatkan penyintas dan pejuang kanker sebagai pusat perhatian, tidak hanya sebagai pasien, tetapi sebagai manusia seutuhnya.

Rangkaian acara diawali dengan Grand Opening pada 4 Februari 2026, dilanjutkan dengan pameran seni pada 5–8 Februari 2026, serta seminar edukasi kesehatan pada 6–8 Februari 2026. Melalui pendekatan seni dan edukasi publik, YKI mengajak masyarakat untuk melihat kanker tidak semata dari sisi medis, tetapi juga dari sisi kemanusiaan, psikososial, dan kualitas hidup.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, menegaskan bahwa kanker adalah persoalan yang jauh melampaui diagnosis klinis.

“Kanker bukan hanya persoalan medis, tetapi persoalan kemanusiaan yang menguji seluruh sisi kehidupan. Di balik diagnosis, banyak pasien dan penyintas kanker menjalani hari-hari yang berat—bergulat dengan rasa takut, stigma, dan kesepian. Karena itu, YKI percaya penyembuhan tidak hanya terjadi di ruang perawatan, tetapi juga di ruang-ruang harapan. Melalui seni—melukis, menari, bernyanyi, dan berbagai ekspresi kreatif—para pejuang kanker menemukan kembali suara, martabat, dan makna hidupnya. Seni menjadi bagian vital dari perjalanan mereka, agar tak seorang pun melawan kanker sendirian.”

Pameran seni ini menampilkan berbagai karya yang merefleksikan perjalanan emosional dan harapan para penyintas kanker. Seni dipilih sebagai medium universal yang mampu menjembatani dialog antara pasien, keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat luas, sekaligus mengurangi stigma yang masih kerap melekat pada kanker.

Selain pameran, YKI juga menghadirkan booth edukasi dan layanan kesehatan, termasuk informasi deteksi dini, konsultasi kesehatan, serta fasilitas pemeriksaan seperti Pap smear dan USG yang dikelola oleh YKI. Area interaktif juga disediakan agar pengunjung dapat menyampaikan pesan dukungan dan harapan bagi para pejuang kanker, menciptakan ruang kebersamaan dan solidaritas publik.

Dukungan MSD Indonesia dalam kegiatan ini memperkuat kolaborasi lintas sektor antara organisasi sosial dan dunia kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan, deteksi dini, serta pendekatan holistik dalam penanganan kanker.

Melalui peringatan World Cancer Day 2026 ini, Yayasan Kanker Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi berkelanjutan, memperjuangkan akses layanan kesehatan yang lebih baik, serta memastikan bahwa setiap pasien kanker didampingi tidak hanya secara medis, tetapi juga secara emosional dan sosial.